Sabtu, 13 Oktober 2012

Ringkasan Buku Sistem Informasi Manajemen Jilid 1 Macleod (BAB4)


BAB 4 Penggunaan Komputer di Pasar Internasional

PENDAHULUAN
Komputer mula-mula digunakan pada tingkat lokal untuk memecahkan permasalahan local. Komputer digunakan untuk mengelola sumber daya yg luas dari perusahaan-perusahaan. Perusahaan melakukan investasi pada teknologi computer dengan tujuan mencapai skala ekonomis dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
Selama 1980-an dan awal 1990-an, perusahaan multinasional raksasa telah berhasil membangun system informasi global (global information systems-GIS) mereka, diperkirakan menjelang tahun 2000, perusahaan multinasional harus membuat peningkatan besar-besaran baik untuk arsitektur maupun untuk aplikasi system informasi mereka. GIS masa depan akan memungkinkan anak perusahaan menyesuaikan produk dan jasa mereka, namun tetap menyediakan informasi yg diperlukan perusahaan induk untuk menjalankan perusahaan global.

PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Perusahaan multinasional (multinational corporation), atau MNC adalah perusahaan yg beroprasi melintasi berbagai produk, pasar, bangsa, dan budaya. MNC terdiri dari perusahaan induk dan sekelompok anak perusahaan. Anak perusahaan tersebar secara geografis dan memiliki tujuan , kebijakan dan prosedur sendiri. Dengan bentuk seperti ini, MNC mungkin merupakan bentuk rganisasi paling rumit.

Kebutuhan Pemrosesan Informasi yg Khusus di sebuah MNC
Aktivitas setiap perusahaan dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal. Bagi MNC, lingkungannya berlingkup global.
MNC adalah suatu system terbuka tetapi berusaha meminimumkan ketidakpastian yg ditimbulkan lingkungan. Karena ketidakpastian melibatkan informasi, para eksekutif MNC dengan mudah mengatasi pengaruh-pengaruh lingkungan dengan menggunakan teknologi informasi. MNC membuat system pengolahan informasiyg sesuai kebutuhan dari segi pengaruh lingkungan dan warisan administratif. Perusahaan yg berhasil memiliki peluang terbaik mencapai kinerja yg baik, yg gagal berisiko tinggi mengalami kinerja yg buruk.

Jenis-jenis Struktur Organisasi MNC
Tempat untuk mempelajari pemakaian computer internasional adalah struktur organisasi. Banyak usaha telah dilakukan untuk mengklasifikasikan dan menamakan berbagai struktur yg disukai MNC. Menurut Egelhoff, MNC dapat berorganisasi menurut divisi fungsional sedunia (worldwide functional divisions), divisi internasional (international divisions), wilayah geografis (geographic regions) divisi produk sedunia (worldwide product divisions)

Divisi Fungsional Sedunia
Dalam struktur ini, anak perusahaan diorganisasikan menurut jalur fungsional-manufaktur, pemasaran dan keuangan. Perencanaan strategi bagi MNC harus dilakukan pada tingkat puncak di perusahaan induk.

Divisi Internasional
Dalam struktur ini, semua anak perusahaan di luar negeri melapor pada divisi internasional MNC yg terpisah dari divisi domestic.

Wilayah Geografis
Dalam struktur ini, MNC membagi operasinya menjadi wilayah-wilayah dan tiap wilayah bertanggung jawab atas anak-anak perusahaan

Divisi Produk Sedunia
Dalam struktur ini, perusahaan diorganisasikan menurut jalur divisi produk, dan tiap divisi bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri di seluruh dunia.

PERLUNYA KOORDINASI DALAM MNC
Koordinasi merupakan kunci mencapai keunggulan kompetitif dalam pasar global. Perusahaan yg tidak mampumendapatkan control strategis atas operasi sedunia mereka dan mengelolanya dengan koordinasi global tidak akan berhasil dalam pesatnya ekonomi internasional.

Keuntungan Koordinasi
Banyak keuntungan yg dapat diperoleh MNC, keuntungan ini mencakup :
1.      Kemampuan mengikuti kebutuhan pasar di seluruh dunia
2.      Kemampuan mentransfer pengetahuan antar unit-unit di berbagai Negara
3.      Pengurangan keseluruhan biaya
Semua keuntungan ini disebabkan karena pengurangan biaya dan waktu komunikasi

STRATEGI BISNIS GLOBAL
Raksasa-raksasa industry seperti Procter and Gamble, Unilever, Nestle, Honda dan IMB telah lama berfokus global. Kita telah mengetahui bahwa MNC dapat mengadopsi berbagai struktur organisasi. MNC juga dapat memilih strategi yg akan mereka ikuti. Christopher Bartlett dan Sumantra Ghoshal melakukan penelitian mengenai strategi MNC dan mengembangkan empat pengelompokan.

Strategi Multinasional
Strategi multinasional mungkin merupakan strategi yg paling tua. Perusahaan member banyak kebebasan kepada anak perusahaannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Ini merupakan sejenis strategi “lepas tangan”. Banyak MNC yg masih mengikuti strategi multinasional. Dengan pengaturan ini, system informasi memudahkan desentralisasi pengambilan keputusan, dan terdiri dari proses dan database.

Strategi Global
Sementara strategi multinasional bersifat desentralisasi strategi global mengumpulkan pengendalian di perusahaan induk. Ketika MNC menerapkan strategi global, sebagian besar kapasitas sistem informasinya berlokasi di perusahaan induk dan terdapat sentralisasi proses dan database.

Strategi Internasional
Strategi internasional merupakan perpaduan sentralisasi pengendalian dari strategi global dan desentralisasi pengendalian dan strategi multinasional. Perusahaan yg menerapkan strategi bisnis ini menggunakan system interorganisasi yg menghubungkan proses dan database perusahaan induk dengan anak perusahaan.

Strategi Transnasional
Ketika perusahaan menerapkan strategi transnasional, perusahaan mencapai integrasi dalam system informasinya dengan menggunakan standar yg diterapkan pada skala internasional, serta arsitektur yg umum.sistem informasi yg digunakan MNC ketika mereka mengikuti empat strategi bisnis ini disebut system informasi global (Global information system- GIS). GIS dapat didefinisikan sebagai suatu system  yg terdiri dari jaringan-jaringan yg melintasi batas-batas Negara.

PENGGERAK BISNIS GLOBAL
Daya yg mendorong system informasi global yg pertama adalah keinginan untuk mencapai skala (economies of scale). Penggerak bisnis global (global business drivers-GBD) adalah suatu entitas yg mengambil manfaat dari skala ekonomis dan skop ekonomis, serta kemudian berkontribusi pada strategi bisnis global. GBD menjadi dasar bagi rencana strategis sumber daya informasi perusahaan. Dibawah ini adalah penggerak (Drivers) yg diidentifikasi melalui survey :
1.      Sumber Daya Bersama
2.      Operasi yg Fleksibel
3.      Rasionalisasi Operasi
4.      Pengurangan Risiko
5.      Produk Global
GBD dalam daftar tersebut tidak berlaku untuk semua MNC. Penggerak suatu MNC dipengaruhi oleh industrinya, Negara tempat beroprasinya, karakteristik MNC itu sendiri, bahkan unit bisnis di dalam perusahaan tersebut.

Saran Untuk Menetapkan GBD
1.      Analisis harus melibatkan eksekutif puncak perusahaan
2.      Tingkat analisis seharusnya jangan terlalu tinggi
3.      Analisis harus menyadari perbedaan-perbedaan yg ada dalam perusahaan
GBD memberikan saran untuk memetakan rencana strategis sumber daya informasi (SPIR) yg disesuaikan dengan strategi bisnis global perusahaan.

MASALAH DALAM MENERAPKAN SISTEM INFORMASI GLOBAL
Pentingnya koordinasi merupakan justifikasi yg cukup untuk mencapai system informasi global. MNC yg memulai suatu proyek untuk membentuk GIS akan menghadapi sejumlah permasalahan
Kendala Politis
1.     Pembatasan Pembelian dan Impor Perangkat Keras
2.     Pembatasan Pemrosesan Data
3.     Pembatasan Komunikasi Data
4.     Permasalahan Teknologi
5.     Kurangnya Dukungan dari Manager Anak Perusahaan

STRATEGI PENERAPAN GIS
Strategi global (Sentralisasi), Strategi Internasional (kombinasi Sentralisasi dengan Desentralisasi), Strategi Transnasional (Integrasi)
Strategi Transnasional bagi Penerapan GIS
Strategi transnasional yaitu berusaha menyatukan seluruh MNC dengan lancer. Strategi ini berfokus pada sejumlah hal penting yg berhubungan dengan GIS
1.     Menghubungkan GIS dengan Strategi Bisnis
2.     Menentukan Sumber Daya Informasi
3.     Menyediakan Pembagian Data
4.     Memperhatikan Lingkungan Budaya
5.     Peringatan

PENGGUNA KOMPUTER DI SELURUH DUNIA
Sampai saat ini kita telah menekankan system informasi pengembangan global oleh perusahaan Multinasional.

Israel - Salah Satu Perintis Awal
Pada bulan juli 1947, komite penasehat dari Departemen Matematika Terapan dari Weitzmann Institute, yg berlokasi di wilayah Israel, pada tahun 1955, setelah beberapa penundaan karena pembentukan Negara Israel, computer yg dinamakan WEIZAC dibuat. Usaha awal di Israel tersebut menandai dimulainya sejarah perkomputeran yg mengalami kemajuan.

Penggerak Industri Komputer Israel
1.      Keadaan Sejarah
2.      Konsumen Israel
3.      Keadaan Budaya

MENEMPATKAN PENGGUNAAN KOMPUTER INTERNASIONAL DALAM PERSPEKTIF
Selama beberapa tahun terakhir ini, sejumlah besar usaha diarahkan pada tugas mengaplikasikan computer sebagai suatu system informasi global. Kita telah melihat kokohnya landasan yg mendasari pembangunan GIS. Walau jalan yg diikuti oleh MNC untuk mencapai GIS relative baru, namun jalan itu telah banyak dipakai.
Uraian mengenai penggunaan computer di seluruh dunia masih kurang dikembangkan. Tetapi penelitian mengenai aplikasi di berbagai Negara akan semakin meningkat. Pemahaman yg lebih baik mengenai penggunaan computer di seluruh dunia memang dibutuhkan.

PENGARANG : MACLEOD

| Free Bussines? |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar